Penguatan Kapasitas Digital UMKM Desa Wisata Melalui Pelatihan Digital Marketing di Desa Cipada, Bandung Barat
DOI:
https://doi.org/10.70522/jad.v5i2.184Kata Kunci:
Desa wisata; Kapasitas digital; Pemasaran digital; UMKMAbstrak
Desa wisata merupakan instrumen strategis bagi pembangunan ekonomi yang merata di Indonesia, namun banyak di antaranya, termasuk Desa Wisata Cipada di Kabupaten Bandung Barat, masih terkendala rendahnya literasi digital dan belum tersedianya ekosistem pemasaran digital yang terintegrasi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas digital pelaku UMKM di Desa Cipada melalui pelatihan digital marketing dan pengembangan marketplace terpadu, yaitu desawisatacipada.com. Dilaksanakan pada 19 Mei 2026 dan dihadiri oleh 26 peserta, kegiatan ini memadukan analisis situasi, dua sesi pelatihan foto produk dengan smartphone dan pengoperasian marketplace, pendampingan praktik, serta evaluasi berbasis observasi, sekaligus menjadi momentum soft launching marketplace. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan memperluas pemahaman peserta mengenai pemasaran digital dan penjualan daring, sementara marketplace menghadirkan ruang ekonomi bersama yang mendukung daya saing ekonomi desa secara berkelanjutan.
Referensi
Abidin J., Fedrina R., Agustin R. (2022). Penguatan kelembagaan desa wisata melalui promosi
digital marketing di Desa Cisaat, Kecamatan Ciater, Kabupaten Subang.
Jurnal
Abdimas
https://doi.org/10.36276/jap.v3i1.292
Pariwisata,
(1),
Hendra M., Judijanto L., Prananda G., Fatulloh M.A., Rimbano D., Murthada. (2024).
Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan digital marketing bagi usaha mikro dan
kecil. Journal of Human and Education, 4(6), 186–191.
Knowles M.S., Holton E.F., Swanson R.A. (2015). The adult learner: The definitive classic in
adult education and human resource development (8th ed.). Routledge.
Kotler P., Keller K.L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.
Naimah R.J., Wardhana M.W., Haryanto R., Pebrianto A. (2020). Penerapan digital marketing sebagai strategi pemasaran UMKM. Jurnal IMPACT: Implementation and Action, 2(2),
–50. https://doi.org/10.31961/impact.v2i2.844
Osterwalder A., Pigneur Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries,
game changers, and challengers. John Wiley & Sons.
Pratama I.W.A. (2023). Pelatihan digital marketing untuk pemasaran desa wisata di
Kepulauan Wakatobi. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 2(1), 27–32.
https://doi.org/10.59025/js.v2i1.60
Putri A.P., Hetami A.A., Fourqoniah F., Andriana A.N., Ardiyani M., Salsabila, Indah,
S.R. (2022). Pelatihan digital marketing untuk mengoptimalkan strategi pemasaran
pada UMKM. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN), 3(2), 828
Rangkuti F. (2006). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Gramedia Pustaka Utama.
Rogers E.M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.
Syifa Y.I., Wardani M.K., Rakhmawati S.D., Dianastiti F.E. (2021). Pelatihan UMKM melalui
digital marketing untuk membantu pemasaran produk selama masa Covid-19.
ABDIPRAJA: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(1), 6–13.
Warmayana I.G.A.K. (2018). Pemanfaatan digital marketing dalam promosi pariwisata pada
era industri 4.0. Jurnal Pariwisata Budaya, 3(2), 81–92.
Yoeti, O.A. (2008). Ekonomi pariwisata: Pengenalan, informasi, dan implementasi.
Penerbit Buku Kompas.



